Laman

Minggu, 20 Februari 2011

Hadiah

karya Shafiraaf

Ketika mereka pergi, aku sendiri
Ketika mereka tertawa, aku menangis
Aku merasa bahwa sendiri itu lebih baik
Aku merasa bahwa aku tak butuh mereka

Kini aku hancur,
Mataku gelap.
Aku tersesat.
Aku merasa bagaikan sebutir kerikil di padang bunga
Aku merasa bagaikan setitik air di padang pasir
Sendirian.

Apakah Dewi Fortuna sedang menghukumku?

Sesungguhnya, aku tidak sadar
Aku tidak sadar bahwa aku tidak sendirian
karena,
ketika aku terjebak dalam kegelapan,
muncul setitik cahaya mendekatiku
ketika aku tersesat,
muncul sebuah bisikan membimbingku
dan ketika dunia menjauh,
ada yang mendekatiku

Aku tak tahu kenapa aku berubah
mungkin, karenanya
Dia yang menjadi cahayaku
Dia yang menjadi arahku
Dan dia yang mendekatiku

Sekarang aku berubah.
Aku merasa bahwa bersama-sama itu lebih baik
Aku merasa bahwa aku butuh mereka
Dia yang menyadarkanku,
bahwa kubutuh mereka,
kubutuh dirinya

Terima kasih kawan
Semua yang engkau berikan akan kubingkai dengan indah
Semua yang engkau berikan akan kusimpan dengan rapi
Semua yang engkau berikan akan kulindungi dengan segenap jiwa

Semua yang engkau berikan merupakan hadiah terindah,
Hadiah terindah dari teman sepanjang masa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejak disini: